Suova

Legal & tata kelola

Pedoman Etika Bisnis

Pelajari prinsip etika bisnis Suova mengenai integritas, anti-korupsi, persaingan sehat, privasi, keamanan informasi, teknologi bertanggung jawab, lingkungan kerja, dan hubungan dengan mitra.

Pedoman Etika Bisnis ini menetapkan prinsip integritas, profesionalisme, keadilan, tanggung jawab, keamanan, dan perilaku etis yang menjadi pedoman Suova dalam berhubungan dengan klien, karyawan, mitra, pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya.

1. Tujuan

PT Suova Technology Indonesia (“Suova” atau “kami”) berkomitmen menjalankan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab, etis, profesional, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pedoman Etika Bisnis (“Pedoman”) ini menjelaskan prinsip yang menjadi dasar dalam mengambil keputusan, bekerja dengan klien dan mitra, mengelola informasi, mengembangkan teknologi, berinteraksi satu sama lain, serta mewakili Suova.

Tujuan kami tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang melalui integritas, akuntabilitas, rasa hormat, transparansi, dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

2. Ruang Lingkup

Pedoman ini ditujukan untuk memberikan panduan kepada:

  • Direksi dan manajemen;
  • karyawan;
  • peserta magang;
  • contractor;
  • freelancer;
  • konsultan;
  • perwakilan; dan
  • pihak lain yang bertindak untuk atau atas nama Suova.

Kami juga mengharapkan supplier, vendor, subcontractor, mitra bisnis, serta pihak ketiga lainnya yang bekerja dengan Suova untuk menjalankan kegiatan mereka selaras dengan prinsip dalam Pedoman ini sepanjang relevan dengan hubungan tersebut.

Kewajiban yang lebih spesifik dapat diatur dalam perjanjian kerja, perjanjian layanan, perjanjian supplier, NDA, kontrak proyek, kebijakan internal, atau peraturan perundang-undangan.

3. Prinsip Utama Kami

Perilaku bisnis Suova berlandaskan pada prinsip berikut:

Integritas

Kami bertindak secara jujur dan tidak dengan sengaja menyesatkan klien, mitra, rekan kerja, pemerintah, maupun pemangku kepentingan lainnya.

Akuntabilitas

Kami bertanggung jawab atas keputusan, tindakan, komitmen, serta kualitas pekerjaan yang kami berikan.

Rasa Hormat

Kami memperlakukan setiap orang secara profesional, adil, dan hormat terlepas dari posisi, latar belakang, maupun hubungannya dengan Suova.

Transparansi

Kami mengomunikasikan informasi material dengan jelas dan tidak dengan sengaja menyembunyikan informasi apabila pengungkapan secara wajar diperlukan.

Profesionalisme

Kami berupaya mempertahankan standar kompetensi, komunikasi, kerahasiaan, keamanan, serta pertimbangan profesional yang sesuai.

Tanggung Jawab

Kami mempertimbangkan potensi dampak teknologi, layanan, keputusan, dan kegiatan bisnis terhadap klien, pengguna, karyawan, mitra, serta masyarakat.

4. Kepatuhan terhadap Hukum

Setiap pihak yang bertindak atas nama Suova diharapkan mematuhi peraturan perundang-undangan, kewajiban kontraktual, serta persyaratan regulator yang sah.

Bergantung pada aktivitas yang dilakukan, hal tersebut dapat mencakup ketentuan mengenai:

  • kegiatan perusahaan dan perdagangan;
  • perpajakan dan akuntansi;
  • ketenagakerjaan;
  • Hak Kekayaan Intelektual;
  • sistem dan transaksi elektronik;
  • pelindungan Data Pribadi;
  • keamanan siber;
  • perlindungan konsumen;
  • persaingan usaha;
  • anti-korupsi;
  • pengadaan; serta
  • bidang hukum lain yang berlaku.

Apabila hukum menetapkan standar yang lebih ketat daripada Pedoman ini, ketentuan hukum yang berlaku harus diikuti.

Apabila terdapat ketidakjelasan mengenai kewajiban hukum atau compliance, persoalan tersebut perlu dikonsultasikan melalui jalur manajemen atau hukum yang sesuai.

5. Praktik Bisnis yang Jujur dan Etis

Kami mengharapkan keputusan dan komunikasi bisnis dilakukan secara jujur dan dengan itikad baik.

Kami tidak boleh secara sadar:

  • memberikan gambaran yang tidak benar mengenai kemampuan kami;
  • memalsukan kualifikasi atau pengalaman;
  • membuat hasil proyek fiktif;
  • memberikan penawaran yang sengaja menyesatkan;
  • memberikan informasi palsu mengenai status proyek;
  • menyembunyikan masalah material yang seharusnya secara wajar disampaikan;
  • memalsukan catatan;
  • memanipulasi informasi untuk memperoleh keuntungan yang tidak semestinya; atau
  • menjalankan praktik bisnis yang menipu.

Sales, marketing, proposal, portfolio, case study, dan komunikasi bisnis lainnya harus menggambarkan kemampuan dan pengalaman Suova secara akurat.

6. Anti-Suap dan Anti-Korupsi

Suova tidak menoleransi suap, korupsi, kickback, pemerasan, maupun pembayaran tidak semestinya.

Tidak seorang pun yang bertindak untuk atau atas nama Suova diperbolehkan secara langsung maupun tidak langsung menawarkan, menjanjikan, mengizinkan, meminta, menerima, atau memberikan sesuatu yang bernilai dengan tujuan memengaruhi keputusan secara tidak semestinya atau memperoleh keuntungan bisnis yang tidak wajar.

Ketentuan ini berlaku terhadap hubungan dengan:

  • pejabat pemerintah;
  • institusi sektor publik;
  • perusahaan swasta;
  • klien;
  • calon klien;
  • vendor;
  • supplier;
  • perantara; serta
  • pihak ketiga lainnya.

Perilaku yang dilarang termasuk:

  • suap berupa uang;
  • kickback;
  • komisi tersembunyi;
  • referral fee yang tidak semestinya;
  • keuntungan pribadi yang disamarkan;
  • uang pelicin yang tidak sah; serta
  • hadiah atau hospitality yang dimaksudkan untuk memengaruhi suatu keputusan secara tidak semestinya.

Agent, consultant, contractor, atau perantara lainnya tidak boleh digunakan untuk menghindari ketentuan tersebut.

7. Hadiah, Jamuan, dan Hospitality

Hadiah, jamuan makan, atau hospitality yang wajar dapat menjadi bagian dari hubungan bisnis yang sah.

Namun, hal tersebut tidak boleh digunakan untuk memengaruhi keputusan bisnis secara tidak semestinya atau menciptakan rasa kewajiban yang tidak pantas.

Hadiah atau hospitality harus:

  • sesuai hukum;
  • memiliki tujuan bisnis yang sah;
  • wajar dan proporsional;
  • tidak berlebihan atau terlalu sering;
  • tidak ditujukan untuk memengaruhi keputusan pengadaan atau komersial;
  • tidak berupa uang tunai atau setara uang tunai kecuali terdapat tujuan sah dan otorisasi yang sesuai; serta
  • tidak menciptakan konflik kepentingan nyata maupun yang terlihat.

Kehati-hatian tambahan harus diterapkan apabila berhubungan dengan pejabat pemerintah atau pihak sektor publik.

Jika terdapat keraguan, hadiah atau hospitality sebaiknya ditolak atau dimintakan peninjauan terlebih dahulu.

8. Konflik Kepentingan

Konflik kepentingan dapat terjadi ketika kepentingan pribadi bertentangan atau terlihat bertentangan dengan tanggung jawab seseorang untuk bertindak demi kepentingan Suova.

Potensi konflik dapat meliputi:

  • kepemilikan pada supplier atau competitor;
  • hubungan pribadi yang memengaruhi keputusan procurement atau recruitment;
  • pekerjaan di luar Suova;
  • bisnis yang bersaing;
  • kepentingan finansial pribadi;
  • menerima keuntungan yang tidak pantas dari klien atau supplier; atau
  • menggunakan peluang bisnis rahasia untuk keuntungan pribadi.

Konflik kepentingan yang nyata, potensial, maupun yang dapat dipersepsikan sebagai konflik harus segera diungkapkan kepada pihak yang sesuai dalam Suova.

Adanya konflik kepentingan tidak selalu berarti telah terjadi pelanggaran. Hal yang penting adalah situasi tersebut diungkapkan dan dikelola secara tepat.

9. Persaingan Usaha yang Sehat

Suova mendukung persaingan usaha yang sah dan sehat.

Kami tidak boleh berpartisipasi dalam pengaturan yang bertujuan membatasi persaingan secara tidak sah, termasuk kesepakatan terlarang mengenai:

  • harga;
  • koordinasi penawaran;
  • pembagian pasar;
  • pembagian pelanggan;
  • pengaturan pemenang tender; atau
  • perilaku anti-persaingan lainnya.

Kami bersaing berdasarkan kualitas layanan, keahlian, teknologi, pengalaman klien, ketentuan komersial, serta kemampuan memberikan nilai.

Informasi mengenai competitor harus diperoleh melalui cara yang sah.

Informasi rahasia milik competitor, mantan pemberi kerja, klien, maupun pihak ketiga lainnya tidak boleh diperoleh atau digunakan dengan cara yang tidak semestinya.

10. Klien dan Layanan Profesional

Kami berupaya membangun hubungan dengan klien berdasarkan kepercayaan, komunikasi yang jelas, dan penyampaian layanan yang bertanggung jawab.

Dalam bekerja dengan klien, kami berupaya untuk:

  • memahami kebutuhan sebelum memberikan komitmen material;
  • menjelaskan scope dan asumsi secara jelas;
  • mengidentifikasi risiko yang signifikan sejauh secara wajar memungkinkan;
  • menjaga kerahasiaan;
  • melindungi credential dan sistem klien;
  • tidak dengan sengaja melebih-lebihkan kemampuan teknis;
  • memberikan transparansi yang wajar mengenai progress proyek;
  • mengomunikasikan masalah yang signifikan secara tepat; dan
  • menghormati komitmen kontraktual.

Estimasi proyek, timeline, dan hasil yang diharapkan dapat bergantung pada berbagai asumsi dan ketidakpastian. Oleh karena itu, hal tersebut harus dikomunikasikan secara bertanggung jawab dan tidak diberikan sebagai jaminan apabila hasilnya memang tidak dapat dijamin.

11. Supplier, Vendor, dan Pengadaan

Pemilihan supplier dan vendor harus berdasarkan pertimbangan bisnis yang sah seperti:

  • kemampuan;
  • kualitas;
  • reliabilitas;
  • keamanan;
  • harga;
  • ketentuan komersial;
  • reputasi;
  • kepatuhan; dan
  • kesesuaian dengan kebutuhan.

Keputusan pengadaan tidak boleh dipengaruhi secara tidak semestinya oleh hubungan pribadi, hadiah, kickback, kepentingan finansial yang tidak diungkapkan, atau keuntungan lainnya yang tidak pantas.

Kami mengharapkan pihak ketiga yang bekerja dengan Suova untuk memberikan informasi yang akurat serta menjalankan usaha secara sah dan bertanggung jawab.

12. Integritas Keuangan dan Catatan Perusahaan

Catatan bisnis, keuangan, operasional, dan akuntansi harus menggambarkan transaksi serta kegiatan yang sebenarnya secara akurat.

Tidak seorang pun boleh secara sadar:

  • membuat invoice palsu;
  • memalsukan klaim pengeluaran;
  • mencatat transaksi fiktif;
  • menyembunyikan pembayaran tidak sah;
  • menyimpan dana perusahaan yang tidak tercatat;
  • dengan sengaja salah mengklasifikasikan transaksi; atau
  • mengubah catatan untuk tujuan penipuan.

Pembayaran dan reimbursement harus memiliki tujuan bisnis yang sah serta informasi pendukung yang sesuai.

Catatan keuangan harus dikelola sesuai dengan persyaratan akuntansi, perpajakan, hukum, dan perusahaan yang berlaku.

13. Penipuan dan Transaksi Ilegal

Suova tidak menoleransi fraud, pencurian, penggelapan, manipulasi keuangan yang disengaja, pencucian uang, maupun penggunaan kegiatan perusahaan untuk memfasilitasi transaksi ilegal.

Aktivitas atau transaksi yang mencurigakan perlu dieskalasikan apabila sesuai.

Kami dapat melakukan verifikasi, due diligence, atau pemeriksaan wajar lainnya terhadap klien, supplier, mitra, maupun transaksi apabila diperlukan untuk mengelola risiko hukum, keamanan, keuangan, atau reputasi.

14. Informasi Rahasia

Kami menghormati informasi rahasia milik Suova, klien, karyawan, mitra, supplier, dan pihak ketiga lainnya.

Informasi rahasia dapat mencakup:

  • source code;
  • credential;
  • API key;
  • arsitektur sistem;
  • informasi keamanan;
  • harga;
  • informasi keuangan;
  • rencana bisnis;
  • product roadmap;
  • rahasia dagang;
  • dokumentasi proyek;
  • informasi klien;
  • desain yang belum dipublikasikan;
  • komunikasi internal; serta
  • informasi lain yang secara wajar dianggap rahasia.

Informasi rahasia hanya boleh diakses, digunakan, atau diungkapkan untuk tujuan yang sah dan telah diotorisasi.

Kewajiban kerahasiaan dapat tetap berlaku setelah hubungan kerja, contractor, proyek, atau hubungan bisnis berakhir.

15. Data Pribadi dan Privasi

Data Pribadi harus diproses secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan pelindungan data yang berlaku dan kebijakan Suova yang relevan.

Kami berupaya menerapkan prinsip seperti:

  • pemrosesan yang sah dan transparan;
  • pembatasan tujuan;
  • minimisasi data yang sesuai;
  • akurasi yang wajar;
  • penyimpanan yang sesuai;
  • keamanan;
  • kerahasiaan; dan
  • akuntabilitas.

Akses terhadap Data Pribadi harus dibatasi kepada pihak yang secara sah membutuhkannya.

Data Pribadi yang diperoleh melalui proyek klien tidak boleh digunakan untuk tujuan lain yang tidak berkaitan tanpa dasar hukum dan otorisasi yang sesuai.

Informasi lebih lanjut tersedia dalam Kebijakan Privasi Suova.

16. Keamanan Informasi dan Keamanan Siber

Keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

Pihak yang bekerja dengan sistem Suova atau sistem klien diharapkan mengambil langkah yang wajar untuk melindungi:

  • akun;
  • password;
  • credential;
  • perangkat;
  • source code;
  • infrastruktur;
  • database;
  • development environment;
  • informasi klien; dan
  • aset digital lainnya.

Perilaku yang dilarang atau tidak sesuai termasuk:

  • membagikan credential tanpa otorisasi;
  • sengaja melewati security control;
  • memasang software berbahaya;
  • sengaja mengekspos secret pada public repository;
  • mengakses data tanpa kebutuhan yang sah;
  • menggunakan sistem klien di luar ruang lingkup otorisasi; atau
  • menyembunyikan insiden keamanan material yang telah diketahui.

Insiden keamanan yang diketahui atau dicurigai harus segera dilaporkan melalui saluran internal yang sesuai.

17. Pengembangan Teknologi yang Bertanggung Jawab

Sebagai perusahaan teknologi, Suova memahami bahwa software dan sistem digital dapat memberikan dampak terhadap bisnis, pengguna, dan masyarakat.

Kami berupaya mengembangkan dan memberikan teknologi secara bertanggung jawab.

Bergantung pada proyek, hal tersebut dapat melibatkan pertimbangan yang wajar terhadap:

  • keamanan;
  • privasi;
  • aksesibilitas;
  • reliabilitas;
  • maintainability;
  • keselamatan pengguna;
  • potensi penyalahgunaan;
  • kualitas data;
  • human oversight yang sesuai; serta
  • ketentuan hukum yang berlaku.

Teknologi tidak boleh secara sadar dirancang atau diimplementasikan oleh Suova untuk tujuan yang melanggar hukum.

18. Artificial Intelligence dan Automation

Apabila artificial intelligence, machine learning, automation, atau teknologi sejenis digunakan, kami berupaya menerapkan pertimbangan profesional yang sesuai.

Bergantung pada penggunaannya, hal yang perlu dipertimbangkan dapat mencakup:

  • keterbatasan akurasi;
  • privasi;
  • kerahasiaan;
  • keamanan informasi;
  • Hak Kekayaan Intelektual;
  • human review;
  • risiko bias dan fairness;
  • transparansi; serta
  • potensi dampak kepada pengguna.

Informasi rahasia klien tidak boleh dimasukkan ke layanan AI eksternal tanpa otorisasi yang sesuai serta pertimbangan terhadap ketentuan privasi, kerahasiaan, dan keamanan.

Output AI harus ditinjau secara memadai apabila digunakan untuk pekerjaan di mana kesalahan dapat memberikan dampak material terhadap klien, pengguna, atau keputusan bisnis.

19. Hak Kekayaan Intelektual

Kami menghormati Hak Kekayaan Intelektual.

Karyawan, contractor, dan perwakilan tidak boleh secara sadar menggunakan:

  • software tanpa izin;
  • materi bajakan;
  • commercial asset tanpa lisensi;
  • source code yang diperoleh secara tidak sah;
  • materi rahasia pihak ketiga; atau
  • konten berhak cipta dengan cara yang melanggar hak pemiliknya.

Open-source software harus digunakan sesuai dengan ketentuan lisensinya.

Kepemilikan dan lisensi Hak Kekayaan Intelektual yang dibuat untuk proyek klien akan ditentukan berdasarkan kontrak atau perjanjian yang berlaku.

20. Lingkungan Kerja yang Profesional dan Saling Menghormati

Suova berupaya mempertahankan lingkungan kerja profesional yang berlandaskan martabat dan rasa hormat.

Harassment, bullying, intimidasi, ancaman, maupun perilaku abusif lainnya tidak dapat diterima.

Keputusan terkait pekerjaan dan hubungan profesional harus didasarkan pada pertimbangan yang sah seperti:

  • kemampuan;
  • kualifikasi;
  • pengalaman;
  • performa;
  • perilaku;
  • kebutuhan posisi; serta
  • kebutuhan bisnis.

Kami berupaya memberikan kesempatan profesional secara adil serta melarang diskriminasi yang melanggar hukum.

21. Hak Asasi Manusia dan Praktik Ketenagakerjaan yang Bertanggung Jawab

Suova mendukung prinsip dasar penghormatan terhadap martabat manusia dan praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab.

Kami tidak secara sadar mendukung:

  • kerja paksa;
  • perdagangan manusia;
  • pekerja anak yang melanggar hukum;
  • kondisi kerja yang abusif; atau
  • eksploitasi pekerja.

Kami mengharapkan supplier dan mitra bisnis mematuhi ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku serta menghormati prinsip dasar hak asasi manusia dalam kegiatan mereka.

22. Kesehatan dan Keselamatan

Kami berupaya mempertahankan praktik kerja yang secara wajar melindungi kesehatan dan keselamatan pihak yang bekerja untuk Suova.

Setiap orang diharapkan:

  • mengikuti ketentuan keselamatan kerja yang berlaku;
  • menghindari tindakan yang secara tidak perlu membahayakan pihak lain;
  • melaporkan risiko keselamatan yang signifikan apabila relevan; serta
  • bertindak secara bertanggung jawab ketika bekerja di lokasi klien, kantor, acara, atau lingkungan kerja lainnya.

23. Tanggung Jawab Lingkungan

Kami memahami pentingnya penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab dan kesadaran terhadap lingkungan.

Sepanjang secara wajar dapat dilakukan, kami berupaya:

  • mengurangi limbah yang tidak diperlukan;
  • menggunakan proses digital secara efisien;
  • mempertimbangkan efisiensi energi dan infrastruktur;
  • mengelola perangkat elektronik secara bertanggung jawab; serta
  • mempertimbangkan dampak lingkungan dalam keputusan operasional yang relevan.

Komitmen lingkungan kami dapat terus berkembang seiring dengan pertumbuhan operasional Suova.

24. Komunikasi Publik dan Media Sosial

Hanya pihak dengan kewenangan yang sesuai yang dapat memberikan pernyataan resmi atas nama Suova apabila otorisasi diperlukan.

Ketika mewakili Suova di ruang publik, pihak terkait harus:

  • berkomunikasi secara akurat;
  • menjaga informasi rahasia;
  • menghormati Hak Kekayaan Intelektual;
  • menghindari pernyataan menyesatkan;
  • membedakan pendapat pribadi dari posisi resmi perusahaan apabila diperlukan; serta
  • berkomunikasi secara profesional.

Aktivitas media sosial pribadi tidak boleh secara keliru memberikan kesan bahwa pendapat pribadi merupakan pernyataan resmi Suova.

25. Hubungan dengan Pemerintah dan Sektor Publik

Interaksi dengan lembaga pemerintah serta organisasi sektor publik harus dilakukan secara sah, transparan, dan profesional.

Pembayaran, keuntungan, hadiah, maupun manfaat lainnya yang tidak semestinya tidak boleh diberikan untuk memengaruhi keputusan pejabat.

Permintaan informasi dari pemerintah atau regulator harus ditangani melalui jalur yang tepat dan sesuai peraturan perundang-undangan.

26. Aktivitas Politik

Setiap individu dapat mengikuti aktivitas politik yang sah dalam kapasitas pribadi.

Pendapat atau aktivitas politik pribadi tidak boleh dinyatakan sebagai posisi resmi Suova kecuali telah memperoleh otorisasi khusus.

Dana, aset, sistem, atau branding perusahaan tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik tanpa otorisasi yang sesuai dan kepatuhan terhadap hukum.

27. Melaporkan Kekhawatiran atau Pelanggaran

Kami mendorong agar dugaan pelanggaran, perilaku tidak etis, fraud, korupsi, insiden keamanan, pelanggaran privasi, konflik kepentingan, maupun pelanggaran material terhadap Pedoman ini segera dilaporkan.

Laporan dapat disampaikan kepada atasan atau pihak yang sesuai dalam Suova, maupun melalui saluran resmi:

[email protected]

Laporan harus dibuat dengan itikad baik dan, jika memungkinkan, memberikan informasi yang cukup agar dapat ditinjau secara wajar.

Dengan sengaja membuat tuduhan palsu atau memberikan informasi yang diketahui menyesatkan tidak sesuai dengan Pedoman ini.

28. Larangan Tindakan Pembalasan

Suova tidak mendukung tindakan pembalasan terhadap pihak yang dengan itikad baik:

  • menyampaikan kekhawatiran yang sah;
  • melaporkan dugaan pelanggaran;
  • meminta panduan;
  • bekerja sama dalam investigasi; atau
  • menggunakan hak yang dilindungi oleh hukum.

Tindakan pembalasan dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap Pedoman ini.

Perlindungan tersebut tidak menghalangi tindakan yang sesuai apabila seseorang dengan sengaja membuat tuduhan palsu, memalsukan bukti, atau melakukan pelanggaran.

29. Investigasi dan Kerja Sama

Suova dapat meninjau atau menyelidiki dugaan pelanggaran terhadap Pedoman ini apabila sesuai.

Pihak yang terlibat diharapkan bekerja sama secara jujur dalam review atau investigasi internal yang sah.

Investigasi akan diupayakan untuk dilakukan secara adil, objektif, rahasia, dan proporsional sejauh secara wajar dapat dilakukan.

Informasi dapat diberikan kepada otoritas, penasihat, klien, atau pihak lainnya apabila diwajibkan atau sesuai berdasarkan hukum maupun kewajiban kontraktual.

30. Pelanggaran terhadap Pedoman

Pelanggaran terhadap Pedoman ini dapat mengakibatkan tindakan yang sesuai berdasarkan sifat dan tingkat keseriusan pelanggaran.

Bagi karyawan atau personel internal, tindakan tersebut dapat mencakup tindakan korektif atau disipliner sesuai dengan perjanjian, kebijakan perusahaan, dan hukum ketenagakerjaan yang berlaku.

Bagi contractor, vendor, supplier, atau mitra, konsekuensinya dapat mencakup:

  • kewajiban tindakan perbaikan;
  • penghentian sementara pekerjaan;
  • pengakhiran hubungan kerja sama; atau
  • upaya kontraktual lainnya.

Permasalahan serius juga dapat dilaporkan kepada otoritas yang berwenang apabila diwajibkan atau sesuai.

31. Tanggung Jawab Pimpinan

Manager dan pimpinan memiliki tanggung jawab tambahan untuk:

  • memberikan contoh perilaku etis;
  • mengomunikasikan ekspektasi dengan jelas;
  • tidak mendorong pencapaian target dengan mengorbankan integritas;
  • merespons laporan secara tepat;
  • melindungi kerahasiaan;
  • menangani pelanggaran yang diketahui; serta
  • menciptakan lingkungan di mana karyawan dan collaborator dapat menyampaikan kekhawatiran secara bertanggung jawab.

Perilaku pimpinan harus memperkuat prinsip yang terdapat dalam Pedoman ini.

32. Ekspektasi terhadap Mitra Bisnis

Kami berupaya bekerja sama dengan mitra bisnis yang menjalankan usaha secara bertanggung jawab dan etis.

Bergantung pada sifat dan risiko hubungan bisnis, kami dapat mengharapkan mitra mempertahankan standar yang sesuai mengenai:

  • kepatuhan hukum;
  • anti-korupsi;
  • persaingan usaha yang sehat;
  • praktik ketenagakerjaan;
  • kerahasiaan;
  • keamanan informasi;
  • pelindungan Data Pribadi;
  • Hak Kekayaan Intelektual; serta
  • perilaku bisnis yang bertanggung jawab.

Kami dapat mempertimbangkan kembali hubungan bisnis apabila pelanggaran yang serius menciptakan risiko hukum, etika, keamanan, atau reputasi yang tidak dapat diterima.

33. Pertanyaan dan Panduan

Tidak ada satu kebijakan yang dapat mengatur setiap kemungkinan situasi.

Apabila menghadapi ketidakpastian, pertimbangkan:

  • Apakah tindakan ini sesuai hukum?
  • Apakah sesuai dengan nilai dan kebijakan Suova?
  • Apakah saya tetap nyaman apabila keputusan ini diketahui publik?
  • Apakah terdapat konflik kepentingan yang belum diungkapkan?
  • Apakah tindakan ini dapat merugikan klien, rekan kerja, pengguna, atau mitra?
  • Apakah saya telah memperoleh otorisasi yang diperlukan?
  • Apakah saya sebaiknya meminta panduan sebelum melanjutkan?

Jika ragu, mintalah panduan yang sesuai sebelum mengambil tindakan.

34. Perubahan Pedoman Etika Bisnis

Kami dapat memperbarui Pedoman ini dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan perubahan pada:

  • kegiatan operasional;
  • struktur organisasi;
  • layanan;
  • teknologi;
  • hubungan bisnis;
  • persyaratan compliance; atau
  • peraturan perundang-undangan.

Apabila terdapat perubahan material, kami akan memperbarui tanggal “Terakhir diperbarui” pada bagian awal Pedoman.

35. Hubungi Kami

Pertanyaan, kekhawatiran, maupun laporan mengenai Pedoman Etika Bisnis ini dapat disampaikan kepada:

PT Suova Technology Indonesia
Email: [email protected]
Website: suova.co.id
Telepon: +62 851-3485-3769
Alamat: Jl. Jenderal Gatot Subroto, Times Square Paramount No. 87125, Kabupaten Tangerang, Banten 15810, Indonesia