Studi Kasus
Digitalisasi Pengelolaan SDM PT Shunze Plastik Indonesia dengan Sistem HRM Terintegrasi
Suova membantu PT Shunze Plastik Indonesia membangun sistem HRM terintegrasi yang menghubungkan pengelolaan karyawan dengan sistem absensi Fingerspot untuk mendukung operasional HR yang lebih efisien di lingkungan pabrik.

Klien

PT Shunze Plastik Indonesia
- Industri
- Manufaktur
- Tahun proyek
- 2026
- Layanan
- Konsultasi Teknologi
- Optimalisasi Solusi Digital
Ikhtisar
Gambaran proyek
Mengelola tenaga kerja di lingkungan manufaktur memiliki kebutuhan yang berbeda dengan perusahaan berbasis perkantoran. Data karyawan, kehadiran, jadwal kerja, lembur, hingga perhitungan yang berkaitan dengan penggajian perlu dikelola dengan rapi agar aktivitas HR tidak bergantung pada proses manual yang memakan waktu.
PT Shunze Plastik Indonesia membutuhkan sistem yang dapat membantu tim HR mengelola proses tersebut secara lebih terstruktur dan terpusat.
Suova membantu merancang dan mengimplementasikan sistem Human Resource Management yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan. Sebagai bagian dari solusi, Suova juga merekomendasikan perangkat absensi Fingerspot untuk mendukung pencatatan kehadiran karyawan di area pabrik.
Dengan pendekatan ini, pencatatan kehadiran tidak lagi berdiri sebagai proses terpisah, tetapi menjadi bagian dari alur pengelolaan SDM secara menyeluruh.
Tantangan
Mengurangi Proses Manual dalam Operasional HR
Aktivitas HR di lingkungan pabrik melibatkan banyak data yang saling berkaitan.
Setiap hari, tim HR perlu mengelola kehadiran karyawan, jam kerja, keterlambatan, lembur, izin, serta informasi lain yang nantinya dapat memengaruhi perhitungan gaji.
Jika data tersebut harus direkap dan dipindahkan secara manual, pekerjaan administratif menjadi lebih panjang dan risiko kesalahan juga semakin besar.
Tantangannya bukan hanya menyediakan aplikasi HR. Sistem juga harus mampu menghubungkan aktivitas karyawan di lapangan dengan data yang dibutuhkan oleh tim HR untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari.
Karena itu, PT Shunze Plastik Indonesia membutuhkan solusi yang dapat menghubungkan perangkat absensi dengan sistem HRM dalam satu alur kerja yang lebih sederhana.
Solusi
HRM dan Sistem Absensi dalam Satu Alur Kerja
Suova memulai proyek dengan memahami kebutuhan operasional HR dan pola kerja karyawan di PT Shunze Plastik Indonesia.
Sistem HRM kemudian disiapkan sebagai pusat pengelolaan data karyawan dan aktivitas HR. Untuk proses kehadiran, Suova merekomendasikan Fingerspot sebagai perangkat absensi yang sesuai dengan kebutuhan operasional di lingkungan pabrik.
Data kehadiran dari perangkat tersebut kemudian menjadi bagian dari alur HRM sehingga informasi seperti jam masuk, jam pulang, keterlambatan, hari kerja, dan lembur dapat dikelola dengan lebih terstruktur.
Dengan data yang tersedia dalam satu sistem, tim HR tidak perlu terus melakukan rekap dari berbagai sumber sebelum memproses administrasi karyawan.
Informasi kehadiran juga menjadi lebih mudah digunakan sebagai dasar untuk proses berikutnya, termasuk perhitungan lembur, pekerjaan harian, dan persiapan penggajian.
Cerita proyek
Dirancang Mengikuti Cara Kerja Operasional Pabrik
Implementasi dimulai dengan memahami bagaimana PT Shunze Plastik Indonesia menjalankan proses HR sehari-hari.
Suova tidak hanya melihat kebutuhan dari sisi perangkat lunak, tetapi juga bagaimana karyawan melakukan absensi secara langsung di lokasi kerja.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, Fingerspot dipilih sebagai perangkat absensi yang mendukung proses check-in dan check-out karyawan. Sistem HRM kemudian disiapkan untuk menjadi pusat pengelolaan data karyawan dan informasi kehadiran.
Pendekatan ini membuat data absensi dapat digunakan lebih lanjut dalam proses HR tanpa harus terus diolah secara terpisah.
Tim HR dapat lebih mudah melihat data kehadiran, mengelola jam kerja, memeriksa lembur, serta menyiapkan informasi yang dibutuhkan untuk perhitungan gaji.
Hasilnya bukan sekadar digitalisasi absensi, tetapi sebuah alur kerja HR yang lebih terhubung dari pencatatan kehadiran hingga administrasi karyawan.
Sistem juga disiapkan agar dapat berkembang mengikuti kebutuhan perusahaan di masa mendatang.
Hasil
Operasional HR yang Lebih Cepat dan Terstruktur
60%
Proses HR Lebih Cepat
80%
Berkurang Input Data Manual
Integrated
Attendance Workflow
Hasil
Fondasi Operasional HR yang Lebih Efisien
Implementasi ini membantu PT Shunze Plastik Indonesia membangun proses pengelolaan SDM yang lebih terhubung antara aktivitas di lapangan dan pekerjaan administratif HR.
Fingerspot digunakan sebagai titik pencatatan kehadiran karyawan, sementara sistem HRM menjadi pusat pengelolaan informasi yang dihasilkan dari aktivitas tersebut.
Dengan alur yang lebih terintegrasi, tim HR dapat mengurangi pekerjaan administratif berulang dan lebih mudah menyiapkan data untuk kehadiran, lembur, jam kerja, serta kebutuhan penggajian.
Bagi Suova, fokus proyek ini bukan sekadar memasang perangkat absensi atau menyediakan aplikasi HR. Solusi dirancang berdasarkan cara perusahaan beroperasi sehingga teknologi dapat digunakan sebagai bagian dari pekerjaan sehari-hari dan terus dikembangkan mengikuti kebutuhan bisnis.
Studi kasus lainnya

- Farmasi & Ritel Kesehatan
Mengurangi Ketergantungan Marketplace lewat Channel Milik Sendiri
Klik Alfa Medika menghadirkan channel penjualan online milik sendiri agar dapat bertransaksi langsung, mengenal pelanggan lebih baik, dan tidak terus bergantung pada marketplace.

- Perdagangan Umum & Penyediaan Barang
Dari WhatsApp ke Sistem Procurement yang Lebih Terstruktur
Bagaimana CV Dwi Insan Mulya mengubah proses procurement berbasis WhatsApp yang tersebar menjadi alur kerja terpusat dengan visibilitas, pencatatan, dan kontrol operasional yang lebih baik.